Home › Polls and Surveys › Right How Do I Choose Vga Card?
- sesuaikan dengan jenis slot vga yang ada di motherboard, kalau masih pake slot vga agp beli vga yang jenis slotnya agp, kalau udah pci-e beli vga card yang berslot pci-e...
- vga card bukan flasdisk... jadi performanya tidak di ditentukan dari seberapa besar kapasitas memori vga card... pengguna awam sering terkecoh karena membaca spek game yang umumnya ditulis butuh vga card 246 mb, 512 mb, dsb..dsb... padahal perfoma vga card dilihat dari seri-seri chip gpu-nya (graphic prosesor unit)... mis nvidia GT 240 512MB lebih bagus performanya dari GT 220 1GB karena chip gpu yang digunakan GT 240 lebih bagus/serinya lebih tinggi dari pada GT 220 (walau kapasitas memori GT 220 lebih besar) kapasitas memori yang besar lebih berasa manfaatnya kalau anda menggunakan ukuran monitor besar (diatas 20 inch)
- jenis DDR yang digunakan vga card, walau chip gpu yang digunakan sama jenis DDR yang digunakan oleh vga dapat mendongkrak perfoma menjadi lebih baik, mis : GT 240 DDR5 lebih baik dari GT 240 DDR3 (perbedaan jenis DDR ini dapat meningkatkan performa sekitar 10 s/d 15 %) jadi kalau ada dua vga card seperti diatas maka pilihlah yang GT 240 DDR5, perlu diketahui tidak ada masalah kalau ada perbedaan jenis DDR memori card komputer dengan jenis DDR vga card... (pertanyaan kayak gini juga sering ditanyakan di sini...)
- memory interface (bit) ini yang sering disebut orang-orang vga card 64-bit, 128-bit, dsb... semakin besar memory interface (bit) maka semai baik performa vga card itu... umumnya vga kelas low end masih menggunakan memory interface 64-bit, ini tidak cocok untuk main game... untuk vga card kelas high end tidak jarang menyediakan memory interface sampai 256-bit atau bahkan diatasnya lagi...
- kemampuan dan dukungan vga card mis: Microsoft DirectX, Shader model dan OpenGL...
kalau untuk pengguna awam pengetahuan dasar seperti diatas udah cukup, kalau yang lebih detail lagi maka harus lihat spek vga cardnya lebih mendalam... mis perbedaan Graphics Clock (Texture and ROP units), Processor Clock (Shader Units), Memory Clock (Clock Rate/Data Rate), Total Memory Bandwidth.. dsb...dsb...
-Anonymous
- vga card bukan flasdisk... jadi performanya tidak di ditentukan dari seberapa besar kapasitas memori vga card... pengguna awam sering terkecoh karena membaca spek game yang umumnya ditulis butuh vga card 246 mb, 512 mb, dsb..dsb... padahal perfoma vga card dilihat dari seri-seri chip gpu-nya (graphic prosesor unit)... mis nvidia GT 240 512MB lebih bagus performanya dari GT 220 1GB karena chip gpu yang digunakan GT 240 lebih bagus/serinya lebih tinggi dari pada GT 220 (walau kapasitas memori GT 220 lebih besar) kapasitas memori yang besar lebih berasa manfaatnya kalau anda menggunakan ukuran monitor besar (diatas 20 inch)
- jenis DDR yang digunakan vga card, walau chip gpu yang digunakan sama jenis DDR yang digunakan oleh vga dapat mendongkrak perfoma menjadi lebih baik, mis : GT 240 DDR5 lebih baik dari GT 240 DDR3 (perbedaan jenis DDR ini dapat meningkatkan performa sekitar 10 s/d 15 %) jadi kalau ada dua vga card seperti diatas maka pilihlah yang GT 240 DDR5, perlu diketahui tidak ada masalah kalau ada perbedaan jenis DDR memori card komputer dengan jenis DDR vga card... (pertanyaan kayak gini juga sering ditanyakan di sini...)
- memory interface (bit) ini yang sering disebut orang-orang vga card 64-bit, 128-bit, dsb... semakin besar memory interface (bit) maka semai baik performa vga card itu... umumnya vga kelas low end masih menggunakan memory interface 64-bit, ini tidak cocok untuk main game... untuk vga card kelas high end tidak jarang menyediakan memory interface sampai 256-bit atau bahkan diatasnya lagi...
- kemampuan dan dukungan vga card mis: Microsoft DirectX, Shader model dan OpenGL...
kalau untuk pengguna awam pengetahuan dasar seperti diatas udah cukup, kalau yang lebih detail lagi maka harus lihat spek vga cardnya lebih mendalam... mis perbedaan Graphics Clock (Texture and ROP units), Processor Clock (Shader Units), Memory Clock (Clock Rate/Data Rate), Total Memory Bandwidth.. dsb...dsb...
Tips memilih VGA add-on yg sesuai
Faktor pertama yg hrs diperhatikan adalah jenis slotnya hrs sama dgn slot yg ada di mobo. Ada 2 jenis slot unt VGA, AGP dan PCI-Express (PCI-E). Jenis slot AGP sudah sangat jarang dijumpai pada mobo keluaran terbaru. Jenis ini banyak digunakan oleh mobo yg sdh agak “uzur”. Dewasa ini, sebagian besar mobo menggunakan slot PCI-E.
Faktor lain adalah karakteristik atau spesifikasi VGA nya. 3 hal yg perlu
diperhatikan dari spesifikasi VGA adalah kapasitas memory, jenis memory dan lebar jalur komunikasi (buswidth). Sebagai contoh ada VGA dgn spesifikasi 256 MB DDR3 128 bit. 256 MB artinya besarnya memory VGA tsb, ini berpengaruh lbh pada tingginya resolusi yg mampu didukung oleh VGA itu. Apabila hendak menggunakan monitor ukuran besar (yg tentu saja resolusinya juga tinggi) maka kapasitas memory VGAnya juga hrs lbh besar. DDR3 adalah jenis memory yg mengacu pada kecepatan aksesnya. DDR3 tentu relatif lbh cepat aksesnya bila dibanding DDR2. 128 bit adalah lebar jalurnya, semakin lebar jalurnya, semakin banyak pula data yg bisa lewat dalam satu waktu. Ibaratnya sama dgn gerbang jalan toll, semakin banyak gerbangnya semakin banyak pula mobil yg bisa lewat, semakin pendek antrean, semakin cepat pula sampai di tujuan.
Tentu saja tdk boleh dilupakan adalah type GPU nya sendiri. Sama seperti prosesor, GPU juga memiliki kecepatan (core clock) yg diukur dgn satuan MHz. Bahkan persis spt prosesor, sekarang pun sdh ada GPU yg memilili lbh dari 1 inti. Kita tdk akan membahas terlampau teknis soal GPU ini. Intinya GPU generasi yg lbh baru perfromanya juga lbh bagus dibanding generasi yg lama (asal spesifikasi memorynya sebanding).
Faktor lain yg juga hrs diperhatikan adalah port keluarannya. Ada yg masih D-Sub (port yg lazim digunakan pada monitor CRT), ada yg DVI (biasanya untuk bbrp jenis monitor LCD) dan bahkan ada yg HDMI (unt monitor LCD High Definition). Sering pula ada port S-Video, yaitu port berbentuk bulat untuk dihubungkan dgn pesawat TV yg difungsikan sbg monitor. Pada bbrp jenis VGA bahkan ada yg sdh mendukung lbh dari 1 monitor.
Fitur² yg didukung oleh VGA juga perlu dipertimbangkan. Misalnya fitur dukungan thd DirectX (DX) versi tertentu. Ini hrs kompatibel dgn sistem operasi atau aplikasi yg akan digunakan agar tampilan gambar lbh sempurna. Versi terbaru dari DirectX adalah DX10. Apabila anda menggunakan sistem operasi Windows Vista, pilihlah VGA yg sdh support DX10. Umumnya VGA generasi terbaru sdh mendukung DX10.
Demikian sharing lintas soal VGA. Mohon koreksi kalau ada yg keliru dan tolong tambahkan apabila ada yg kurang.
-Anonymous
Faktor pertama yg hrs diperhatikan adalah jenis slotnya hrs sama dgn slot yg ada di mobo. Ada 2 jenis slot unt VGA, AGP dan PCI-Express (PCI-E). Jenis slot AGP sudah sangat jarang dijumpai pada mobo keluaran terbaru. Jenis ini banyak digunakan oleh mobo yg sdh agak “uzur”. Dewasa ini, sebagian besar mobo menggunakan slot PCI-E.
Faktor lain adalah karakteristik atau spesifikasi VGA nya. 3 hal yg perlu
diperhatikan dari spesifikasi VGA adalah kapasitas memory, jenis memory dan lebar jalur komunikasi (buswidth). Sebagai contoh ada VGA dgn spesifikasi 256 MB DDR3 128 bit. 256 MB artinya besarnya memory VGA tsb, ini berpengaruh lbh pada tingginya resolusi yg mampu didukung oleh VGA itu. Apabila hendak menggunakan monitor ukuran besar (yg tentu saja resolusinya juga tinggi) maka kapasitas memory VGAnya juga hrs lbh besar. DDR3 adalah jenis memory yg mengacu pada kecepatan aksesnya. DDR3 tentu relatif lbh cepat aksesnya bila dibanding DDR2. 128 bit adalah lebar jalurnya, semakin lebar jalurnya, semakin banyak pula data yg bisa lewat dalam satu waktu. Ibaratnya sama dgn gerbang jalan toll, semakin banyak gerbangnya semakin banyak pula mobil yg bisa lewat, semakin pendek antrean, semakin cepat pula sampai di tujuan.
Tentu saja tdk boleh dilupakan adalah type GPU nya sendiri. Sama seperti prosesor, GPU juga memiliki kecepatan (core clock) yg diukur dgn satuan MHz. Bahkan persis spt prosesor, sekarang pun sdh ada GPU yg memilili lbh dari 1 inti. Kita tdk akan membahas terlampau teknis soal GPU ini. Intinya GPU generasi yg lbh baru perfromanya juga lbh bagus dibanding generasi yg lama (asal spesifikasi memorynya sebanding).
Faktor lain yg juga hrs diperhatikan adalah port keluarannya. Ada yg masih D-Sub (port yg lazim digunakan pada monitor CRT), ada yg DVI (biasanya untuk bbrp jenis monitor LCD) dan bahkan ada yg HDMI (unt monitor LCD High Definition). Sering pula ada port S-Video, yaitu port berbentuk bulat untuk dihubungkan dgn pesawat TV yg difungsikan sbg monitor. Pada bbrp jenis VGA bahkan ada yg sdh mendukung lbh dari 1 monitor.
Fitur² yg didukung oleh VGA juga perlu dipertimbangkan. Misalnya fitur dukungan thd DirectX (DX) versi tertentu. Ini hrs kompatibel dgn sistem operasi atau aplikasi yg akan digunakan agar tampilan gambar lbh sempurna. Versi terbaru dari DirectX adalah DX10. Apabila anda menggunakan sistem operasi Windows Vista, pilihlah VGA yg sdh support DX10. Umumnya VGA generasi terbaru sdh mendukung DX10.
Demikian sharing lintas soal VGA. Mohon koreksi kalau ada yg keliru dan tolong tambahkan apabila ada yg kurang.
- worth 10 points and 5 stars!?" People I bought a router and got the cable that was put on the pc and the router the net works normal now I want reeconectar shape of the cab..."
- What do you think of the mustang roy blazed gating konoha's Pokemon?" This is for all the schemes that BLOCK brbr br br ..."
- If I wanted to dress Hippie how would i dress?"tiedye shirt or dress with peace sign leggings headscarf bangles and typically balletflatsa href httpanswersyahoocomquestionindexqid..."

(1 votes, average: 4.00 out of 5, rated)