disitulah permasalahan ketuhanan pada umat kristen, dimana keyakinan iya pada yesus sebagai tuhannya sekaligus juru selamat yang tak lain juga manusia sama seperti kita(bedanya dia diberi kepercayaan oleh Allah dalam menyampaikan wahyu/firman)
Jadi kepercayaan mereka yang tak percaya akan lahirnya manusia tanpa bapak/ayah, maka dari pada itu keyakinan tersebut dialihkan ke pada Allah yang menjadi ayah dari Yesus yang kemudian Allah tersebut disebut sebagai bapa(ayah dari yesus) tapi doktrin lainnya menyatakan bahwa yesus adalah Allah itu sendiri yang menjadi rancu, kenapa seorang ayah menjadi seorang anak pada satu wanita,
Itulah keyakinan mereka, janganlah dipaksakan akan keyakinan seseorang dalam memeluk suatu agama, berilah mereka waktu untuk memahami makna dari sebuah keyakinan yang didasari akal dan pikiran yang bersih...
Maaf bila aku menyinggung pihak lain..
-Anonymous