Apakah Yesus pernah berkata: Akulah Tuhan? Tidak, Yesus tidak pernah berkata, Akulah Tuhan Yesus juga tidak pernah berkata, Aku seorang nabiâ atau berkata. Aku seorang pria Tapi kita semuanya mengetahui bahwa Yesus adalah seorang nabi dan seorang pria.
:
:Walaupun demikian, jika kita mempelajari Alkitab dengan seksama maka kita menemukan bahwaYesus pernah mengidentifikasikan diri-Nya dengan Allah perjanjian lama.
:Ketika Musa berada di gunung Sinai berbicara dengan Tuhan, Musa bertanya kepada Tuhan apa namanya. Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu." (Bahasa Inggrisnya: And God said to Moses, "I AM WHO I AM." And He said, "Thus you shall say to the children of Israel, 'I AM has sent me to you.'") Keluaran 3:14
:Ketika Yesus berada di bumi, Ia juga mengenalkan diri-Nya sebagai “AKULAH AKU ("I AM").
:56. "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
:57. Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?"
:58. Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." ( bahasa Ingrisnya: Jesus said to them, "Most assuredly, I say to you, before Abraham was, I AM.)
:59. Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah. Yohanes 8:57-59
:Mengapa orang Yahudi ingin melempari Yesus dengan batu?
:
:Yesus menggunakan nama yang sama ketika Ia bertemu dengan Musa. Setiap orang mengetahui kepada Siapakah Yesus sedang mengacu pada saat Ia berkata "Aku telah ada (I AM) “, dan mereka bertindak dengan segera. Mereka mengambil batu untuk melempari Dia karena Yesus sedang menceritakan mereka bahwa Ia telah ada ( I AM) sebelum Abraham, Ia adalah Allah dari Perjanjian Lama yang berkata kepada berbagai para kepala keluarga.
:
:Jadi jelaslah bahwa Yesus benar-benar mengidentifikasi diri-Nya sebagai AKULAH AKU (I AM), ketika Ia berbicara dengan Abraham dan Musa. Dengan mengatakan: AKULAH AKU, Ia secara spesifiki mengutip Perjanjian Lama. Dan Ia mengetahui apa akan menjadi reaksi mereka (orang-orang Yahudi), karena mereka mengetahui apa yang dimaksud dengan "AKULAH AKU", dan mereka tidak akan membiarkan diri mereka untuk percaya bahwa semua nubuatan sedang dipenuhi.
:
:Kesimpulan:
:Dengan berkata AKULAH AKU ( I AM) baik di PL maupun di PB, Yesus telah membuktikan sebagai Allah yang berbicara dengan Abraham dan Musa, dan juga kepada bangsa Israel di PB.
-Anonymous